Kucurkan Rp 2,5 Miliar untuk NPCI

npci
SYUKURAN: Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial (tengah) memotong nasi tumpeng saat syukuran prestasi atlet National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kota Bandung di GOR Padjajaran, Jalan Padjajaran, Kota Bandung, belum lama ini.

bandungekspres.co.id, CICENDO – Pemerintah Kota Bandung terus mendukung kemajuan prestasi olahraga, tidak terkecuali memajukan atlet berkebutuhan khusus. Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menganggap, kemajuan National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kota Bandung dalam membina atlet sudah sangat baik. Terlihat dari pengelolaan keorganisasiannya yang baik, ini membuat atlet NPCI Kota Bandung sangat beprestasi di ajang Peparnas XV/2016 lalu.

Untuk terus meningkatkan prestasi, Pemkot Bandung mengucurkan anggaran Rp 2,5 miliar menghadapi Pekan Paralimpimk Daerah (Peparda) 2018.

”Mang Oded salut pisan (sangat salut) kepada atlet-atlet NPCI Kota Bandung. Karena itu, Pemkot Bandung telah menganggarkan uang pembinaan sebesar Rp 2,5 miliiar untuk pembinaan berlanjut. Terutama untuk persiapan Peparda tahun depan agar berprestasi lagi,” ungkap  Oded saat menghadiri acara koordinasi dan tasyakur binni’mah di GOR Padjajaran, Jalan Padjajaran, Kota Bandung, belum lama ini.

Bukan saja prestasi puluhan medali emas yang dibanggakan Pemkot Bandung terhadap atlet NPCI. Pemkot juga sangat memuji karena tak satu pun atlet NPCI Kota Bandung yang terindikasi doping setelah diumumkan PB Peparnas XV/2016, dua hari lalu.

”Yang makin bangga Mang Oded karena atlet-atlet NPCI Kota Bandung clear tidak ada yang terkena doping, kalau pun ada tapi tidak mendominasi, makanya dengan berkumpulnya kita disini untuk menekankan, agar atlet NPCI tetap menjaga sportivitas tanpa doping,” ujar Oded.

Sementara itu, Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fahrozy, akan memanfaatkan anggaran untuk membina para atletnya. Menurutnya, dengan anggaran tersebut,  NPCI Kota Bandung bisa lebih fokus untuk mencari atlet.

”Dengan disiapkannya anggaran itu, kami pun tidak akan menjadi kesulitan lagi, apalagi, setelah Peparnas dan atlet-atlet kami kembali ke kita, jelas kita tidak bisa diam gitu saja, harus langsung melakukan langkah kongkret guna membina atlet terutama untuk Peparda,” ujar Adik. (bbs/fik)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR