Unidar Ambon Buka Penjaringan Calon Rektor

Unidar Ambon Buka Penjaringan Calon Rektor

Unidar Ambon Buka Penjaringan Calon Rektor

Unidar Ambon Buka Penjaringan Calon Rektor
Unidar Ambon Buka Penjaringan Calon Rektor

Universitas Darussalam Ambon membuka pentahapan penjaringan dan penyaringan calon Rektor Universitas Darussalam

Ambon periode 2016 – 2020, setelah sebelumnya sempat diguncang dengan dualisme yayasan dan rektor.

“Salah satu tahapan yang kini tengah dilakukan universitas adalah dengan membuka tahapan penjaringan dan penyaringan calon Rektor Universitas Darussalam Ambon masa Bhakti 2016 – 2020 mulai 19 April – 19 Mei 2016,” kata ketua tim penjaringan dan penyaringan Rektor Universitas Darussalam Ambon periode 2016 – 2020, Usman Umarela di Ambon, Selasa (19/4).

Dijelaskan Umarela, sebelum membuka tahapan penjaringan dan penyaringan,

diawali degan rapat senat guna membahas persyaratan bagi mereka yang hendak mengikuti pemilihan Rektor baru Universitas Darussalam (Unidar) Ambon.

“Dalam rapat senat tanggal 29 Februari 2016, telah disepakati beberapa syarat dan ketentuan bagi mereka yang akan ikut dalam pemilihan rektor nanti. Selain itu sesuai amanat statuta Unidar, maka proses atau pentahapan pemilihan rektor baru haruslah dilakukan enam bulan sebelum masa jabatan rektor lama berakhir, “ ujar Umarela.

Ditambahkannya, setelah rapat senat tersebut, tim penjaringan dan penyaringan menggodok syarat-syarat

yang dianggap perlu untuk. Selanjutnya, syarat-syarat tersebut diusulkan ke senat dan pada akhirnya Senat Universitas Darussalam menyetujui persyaratan yang digodok tim penjaringan dan penyaringan ini.

“Dalam syarat tersebut disebutkan bahwa calon rektor Unidar adalah mereka yang beriman dan dan taqwa serta setia kepada Pancasila dan undang-undang dasar 45 serta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu juga para calon rektor yang akan ikut dalam pemilihan ini wajib membuat surat pernyataan bersedia dicalonkan sebagai rektor Unidar, “ papar Umarela.

Persyaratan lainnya, tambah Umarela, calon diwajibkan memiliki pengalaman da kemampuan memimpin atau manajerial yang dibuktikan dengan riwayat pekerjaan, pernah menjabat selama 2 tahun dalam lingkup Universitas Darussalam, serta memiliki disiplin dan etos kerja serta amanah dan kompeten dan memiliki komitmen memajukan Universitas tersebut.

Calon yang hendak mengikuti pemilihan rektor Universitas Darussalam Ambon, juga diwajibkan berpendidikan Strata 3 atau doktor dan serendah-rendahnya menduduki jabatan akademik Lektor Kepala dengan pangkat atau golongan 4 A.

“Nantinya setelah dilakukan penjaringan dan penyaringan calon rektor, maka tim penjaringan akan mengajukan nama-nama kepada senat. Selanjutnya, Senat Universitas Darussalam yang akan menentukan kapan pelaksanaan pemilihan rektor Universitas Darussalam akan dilakukan, “ paparnya.

Menyinggung mengenai siap saja figur-figur pada Universitas Darussalam Ambon yang dianggap kompeten menjabat sebagai rektor, Umarela mengakui dari internal universitas Darussalam Ambon ada tiga nama yang dianggap layak dan memenuhi kriteria menjadi rektor yakni, Ibrahim Ohorela, Suman Sangadji dan Alwi Smith.

Sedangkan dari pihak eksternal diakui Umarela terdapat banyak lulusan Universitas ini yang dianggap memenuhi kriteria menjadi rektor baru Universitas Darussalam Ambon masa Bhakti 2016 – 2020.

 

Sumber :

https://sorastudio.id/sejarah-jepang/