Tim Penilai LSS Nasional Sigi SDN 03 Mungo

Tim Penilai LSS Nasional Sigi SDN 03 Mungo

Tim Penilai LSS Nasional Sigi SDN 03 Mungo

Tim Penilai LSS Nasional Sigi SDN 03 Mungo
Tim Penilai LSS Nasional Sigi SDN 03 Mungo

Kedua pasangan kepala daerah Limapuluh Kota, Bupati Irfendi Arbi dan Wabup Ferizal Ridwan kompak menyambut

rombongan tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS)  Tingkat Nasional 2016. Antusias kepala daerah bertujuan memberi motivasi dengan harapan, Limapuluh Kota bisa meraih juara LSS Nasional.

Hal itu disampaikan Irfendi, di hadapan para tim penilai LSS tingkat nasional, di rumah dinas bupati , di Labuah Basilang, Kota Payakumbuh, Senin (24/5). Saat ini, katanya, upaya perbaikan terus berjalan di lingkungan pendidikan di Limapuluh Kota. Tidak hanya kesehatan lingkungan, tapi juga karakter siswa serta tenaga pendidik.

“Jujur saja, sejak lama, sekolah kami di Limapuluh Kota ini belum pernah mendapat prestasi di bidang kesehatan

seperti lomba UKS atau LSS tingkat nasional. Kini, kami benar-benar serius melakukan pembenahan. Siapa tahu juara tahun ini. Kami selalu optimis,” sebut Irfendi, disambut riuh tepuk tangan.

Hadirnya pasangan kepala daerah memberi dukungan atas penilaian LSS, lanjut Irfendi, setidaknya akan memberi motivasi bagi para siswa serta aparatur sekolah yang terlibat penilaian nasional, yakni SDN 03 Mungo. Selain Irfendi dan Ferizal, turut memberi dukungan, Sekdakab Yendri Tomas, serta para kepala SKPD, terutamanya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta Bagian Kesra Setkab Limapuluh Kota.

Bupati mengapresiasi presiden melalui jajaran kementerian yang tengah menyelenggarakan LSS. Ajang ini dinilai perlu, untuk membangun perubahan menuju bangsa yang cerdas, sehat, berilmu dan beragama. “Menang kalah itu biasa dan itu takdir kita semua. Yang penting, mari kita berikan yang terbaik,” ajak Irfendi.

Biltisar Bachtiar, salah satu penilai dari Kementerian Agama RI menyebutkan, kegiatan penilaian LSS menyasar 93 sekolah di Indonesia

, yang meliputi 76 Kabupaten/Kota. Panitia penyelenggara dari ajang ini meliputi empat kementerian, yakni Kemendikbud, Kemenkes, Kemenag dan Kemendagri. “Limapuluh Kota, termasuk sekolah yang kami sigi,” tuturnya.

SDN 03 Mungo, Luak dipilih sebagai objek penilaian LSS Nasional, karena instansi sekolah ini sudah lama menerapkan berbagai program kesehatan lingkungannya. Setelah mendengar sambutan dan ekpos dari kepala sekolah SDN 03 Mungo,Hj.Ampera Wati,S.Pd  para tim penilai LSS Nasional 2016, didampingi Wabup Ferizal Ridwan, mereka langsung peninjauan.

Am­pe­rawati mengatakan, bentuk kegiatan UKS di sekolah ini diantaranya be­rupa pen­didi­kan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pemeliharaan lingkungan sekolah sehat. Sedangkan kegiatan penunjangnya be­rupa dokter kecil, pramuka, kegiatan keagamaan, ke­gia­tan kesenian, kawasan tanpa rokok dan lainnya.

“Peranan UKS di se­ko­lah ini sangat penting arti­nya karena cukup mem­bantu siswa dalam men­dapat­kan informasi dan pelayanan tentang ke­se­ha­tan,” ucap Amperawati.

 

Baca Juga :