TEORI ETIKA

TEORI ETIKA

TEORI ETIKA
TEORI ETIKA

1.Sebutkan 3 teori yang Anda ketahui selain teori yang sudah dijelaskan (min.3)?

Jawab :

1.Etika Hak

Teori hak merupakan suatu aspek dari teori deontologi, karena hak berkaitan dengan kewajiban. Bisa dikatakan, hak dan kewajiban bagaikan dua sisi dari uang logam yang sama. Dalam teori etika dulu diberi tekanan terbesar pada kewajiban, tapi sekarang kita mengalami keadaan sebaliknya, karena sekarang segi hak paling banyak ditonjolkan. Biarpun teori hak ini sebetulnya berakar dalam deontologi, namun sekarang ia mendapat suatu identitas tersendiri dan karena itu pantas dibahas tersendiri pula. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena itu teori hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.

Teori hak sekarang begitu populer, karena dinilai cocok dengan penghargaan terhadap individu yang memiliki harkat tersendiri. Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku.

2.Etika Homosentris

Teori homosentris merupakan teori yang bertolak belakang dengan etika egosentris dalam arti jika egosentris lebih menekankan pada individu, maka etika homosentrisme lebih menitikberatkan pada masyarakat. Asumsi yang digunakan oleh etika homosentrisme adalah sifat organismekanis dari alam. Setiap bagian merupakan bagian-bagian organ dari bagian lainnya. Jika salah satu bagian hilang maka keseluruhan akan kurang bahkan tidak berguna. Antar bagian dari suatu keseluruhan memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dan bersifat saling mempengaruhi.

3.Teori Etika Deontologi

berasal dari kata Yunani deon yang berarti kewajiban. Etika deontologi menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Menurut teori ini tindakan dikatakan baik bukan karena tindakan itu mendatangkan akibat baik, melainkan berdasarkan tindakan sendiri sebagai baik pada dirinya sendiri.

Deontologi menekankan perbuatan tidak dihalalkan karena tujuannya. Tujuan yang baik tidak menjadi perbuatan itu juga baik. Di sini kita tidak boleh melakukan suatu perbuatan jahat agar sesuatu yang dihasilkan itu baik. Misalkan kita tidak boleh mencuri, berdusta untuk membantu orang lain, mencelakai orang lain melalui perbuatan ataupun ucapan, karena dalam Teori Deontologi kewajiban itu tidak bisa ditawar lagi karena ini merupakan suatu keharusan.

 

2. Tuliskan contoh etika umum yang berlaku di masyarakat (min.5)?

Jawab:

  1. Tidak bertamu dimalam hari.
  2. Tidak makan / minum sambil berjalan.
  3. Bertutur kata yang halus saat bicara terhadap orang yang lebih tua.
  4. Menghormati pemeluk agama lain untuk menjalankan ibadahnya sesuai agama yang diajarkan.
  5. Tidak berbicara saat sedang makan.

 

3. Bagaimana pendapat Anda tentang paham hedonisme bila diterapkan di era saat ini ?

Jawab:

Menurut saya , paham hedonisme saat ini sudah menjadi gaya hidup. Karena dapat dilihat dari kehidupan dikalangan mahasiswa sendiri yang sering berfoya-foya , bersenang-senang diluar batas kewajaran. Misalnya : Dugem, Penggunaan narkoba, Minuman Keras, dll. Yang sebenarnya mereka sadar bahwa hal tersebut tidak baik. Namun terkadang, karena pergaulan orang sekitar membuat mereka terpengaruh sehingga membuat hal-hal yang awalnya dilarang menjadi wajar atau bahkan karena atas dasar kepuasan sendiri yang mereka anggap dapat membahagiakan. Dapat ditarik kesimpulan paham hedonisme “menghancurkan masa depan”.

Sumber : https://newsinfilm.com/seva-mobil-bekas/