Teknik Mudah Dalam Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Teknik Mudah Dalam Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Teknik Mudah Dalam Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Teknik Mudah Dalam Usaha Budidaya Ikan Air Tawar
Teknik Mudah Dalam Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Persiapan Kolam

Sebelum penebaran ikan, seperti biasanya kolam di¬keringkan dan dijemur untuk mencegah adanya hama dan penyakit. Hal ini dilakukan sambil mempersiapkan kandang ayam. Bila masih terdapat genangan-genangan air yang sulit dikeringkan, perlu diberi kapur secukupnya. Juga untuk memperbaiki keasaman tanah, dilakukan pengapuran de¬ngan dosis 5 kg per 100 rri2 .
Pematang kolam perlu diper¬baiki sehingga tidak terdapat tempat-tempat yang bocor dan lumpur di dasar kolam sebagian diangkat ke atas pema¬tang. Sebelum kolam siap untuk diisi air, ayam hendaknya sudah mulai dipelihara. Sehingga sebagian kotoran ayam yang jatuh ke kolam merupakan pupuk organik bagi kolam. Kolam .selanjutnya ditabur pupuk urea dengan dosis, 5 kg per 100 .m2 disesuaikan dengan kebutuhan. Sekitar satu minggu kemudian setelah kolam diisi air, ikan mulai ditebar.

Jenis Ikan yang Dipelihara

Berbagai jenis ikan dapat dipelihara dengan baik melalui sistem longyam ini. Baik secara terpisah ataupun secara ber¬sama-sama. Pada umumnya para petani yang berusaha tani dengan sistem longyam, selalu berorientasi pasar. Artinya selalu memelihara jenis ikan yang mempunyai pasaran yang baik (mempunyai harga yang mahal). Jenis-jenis ikan yang dipelihara dengan sistem longyam ini antara lain :
  • ikan mas
  • ikan tawes
  • ikan bawal
  • ikan nila
  • ikan tambakan
  • ikan mujair
  • ikan gurami dan udang galah.

 

Umumnya ikan mas tidak dibudidayakan secara mono kultur, tetapi secara polikultur, yaitu dicampur dengan ikan lain seperti ikan tawes, ikan mujahir, ikan nila, ikan nilern dan lain sebagainya. Sebagai contoh, misalnya polikultur ikan mas dan ikan nila. Kegiatan budidaya terpadu ini me¬rupakan kegiatan pendederan ikan mas untuk menghasilkan benih bagi sistem budidaya ikan kolam air deras dan dapat pula sebagai kegiatan pembesaran ikan nila untuk menghasil¬kan ikan konsumsi.
Perbandingan jumlah ikan-ikan tersebut di dalam kolam beraneka ragam. Pada umumnya, dalam sistem longyam ini ; ikan-ikan dipelihara dengan perincian, sebagai berikut :
  • ikan mas    36%
  • ikan nilem    38%
  • ikan tambakan    16%
  • ikan mujair + tawes    10%

Makanan Ikan

Makanan ikan yang dipelihara adalah makanan alami yang tumbuh di dalam kolam. Kotoran ayam dan makanan¬nya yang tercecer dari wadahnya dapat merupakan pupuk organik dan dapat pula sebagai makanan ikan. Dengan ada¬nya kotoran ayam sebagai pupuk organik diharapkan ma¬: kanan alami yang ada di dalam kolam dapat tumbuh dengan subur.
Makanan tambahan berupa pelet, diberikan sewaktu¬waktu apabila kandang ayam dikosongkan setelah ayamnya dipanen (dijual). Bila yang dipelihara adalah ayam petelur, bukan ayam pedaging, sebagai makanan ikan cukup dari kotoran dan makanan ayam yang terbuang.
Makanan tambahan, umumnya berbentuk tepung yang agak kasar. Dedak halus (bekatul) cocok untuk makanan tambahan. Dedak, selain dapat diberikan secara langsung, juga digunakan sebagai baban campuran untuk membuat ,makanan ikan.