SUSUNAN TATA SURYA

SUSUNAN TATA SURYA

SUSUNAN TATA SURYA

Menurut penelitian para ahli

tata surya terbentuk karena adanya benda langit yang lewat cukup dekat dengan matahari pada saat pembentukan matahari. Dari kedekatan tersebut mengakibatkan tonjolan pada permukaan matahari. Bantuan bintang yang dekat akan memberikan efek gravitasi sehingga terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang pada matahari.

Kemudian, banyak materi yang akan tertarik kembali dan sebagian benda langit tetap pada orbit mendingin dan memadat. Benda-benda kecil tersebut disebut dengan planestisimal, untuk yang berukuran besar disebut protoplanet. Meski berjalan pada orbit, benda-benda tersebut dapat sewaktu-waktu bertabrakan.

Tata surya merupakan salah satu keajaiban yang ada, potret alam raya Yang Maha Besar, saking besarnya terkadang manusia kesulitan menerka-nerka seberapakah besar tata surya ini. Tata surya sendiri merupakan sebuah sistem yang terstruktur dan tersusun oleh berbagai benda langit.

Untuk mengukur besarnya ukuran tata surya ini merupakan hal yang sangat sulit karena diameter tata surya mencapai 30 tahun kecepatan cahaya, tahun cahaya sendiri merupakan jarak yang ditempuh oleh cahaya selama satu tahun yakni 9,46 triliun km.

Secara umum susunan tatas surya ini fokus kepada satu titik, atau dipimpin oleh bintang terbesar dan terpanas yang menjadi pusatnya, yakni matahari. Matahari ini menjadi tokoh sentral atau pusat yang dikelilingi oleh benda-benda langit seperti planet, asteroid, komet, satelit alam dan lain sebagainya, berikut susunannya.

  1. Matahari
  2. Planet
  3. Asteroid
  4. Satelit
  5. Komet
  6. Meteorid, Meteor, dan Meteorit.

Sumber: https://jpjeunet-siteofficiel.com/planetstorm-apk/