Perdagangan Bebas Terhadap Lulusan Ilmu Komputer

Perdagangan Bebas Terhadap Lulusan Ilmu Komputer

Perdagangan Bebas Terhadap Lulusan Ilmu Komputer

Perdagangan Bebas Terhadap Lulusan Ilmu Komputer
Perdagangan Bebas Terhadap Lulusan Ilmu Komputer

Akhir-akhir ini topik perdagangan bebas di media elektronik

maupun media cetak sering diperbincangkan. Apa sebenarnya pengertian perdagangan bebas tersebut? Perdagangan bebas merupakan pertukaran barang dan jasa antarnegara tanpa adanya aturan. Aturan dalam hal ini adalah pajak, kuota ekspor dan impor, peraturan Negara tentang proteksi, dan peraturan lain yang sekiranya menghambat perdagangan antarnegara.

Jadi, pengertian perdagangan bebas adalah

perdagangan antarnegara tanpa kerumitan birokrasi. Jika ingin menjual barang atau jasa di luar negeri, kita dapat menjualnya dengan mudah. Begitupun sebaliknya. Pada perdagangan bebas tak ada lagi yang dinamakan bea masuk dan bea keluar. Semuanya bebas. Tak ada pula yang dinamakan proteksi atau perlindungan barang-barang dalam negeri terhadap serangan barang-barang luar negeri. Semua bebas melakukan perdagangan.

 

Bagi lulusan sarjana ilmu komputer

perdagangan bebas dapat memberi peluang besar untuk bekerja di luar negeri atau di perusahaan asing dengan gaji yang lebih tinggi. Bayangkan, untuk tenaga kerja lulusan sarjana ilmu komputer kelas pemula sampai menengah, perusahaan di luar negeri berani menawarkan upah sekitar US$ 400 sampai US$ 600 (sekitar Rp 3, 6 juta sampai Rp 5,5 juta) per bulan. Di kelas yang sama di dalam negeri, paling mereka hanya ditawarkan gaji sekitar Rp 900.000 sampai Rp 2,5 juta per bulannya. Itu baru yang pemula. Untuk yang sudah punya keahlian spesifik dan berpengalaman, di luar negeri gajinya bisa mencapai US$ 2.000 – 2.500 (sekitar Rp 18,2 juta sampai 22,7 juta) per bulan. Tiga kali lipat dibanding di dalam negeri yang pasarannya sekitar Rp 7 sampai 10 juta. Selain gaji atau upah yang lebih besar, dengan adanya perdagangan bebas lulusan sarjana ilmu komputer memiliki banyak lapangan pekerjaan karena banyaknya proyek-proyek dari perusahaan lokal maupun luar negeri.

 

Perdagangan bebas memang menguntungkan dari satu sisi

namun dari sisi lain perdagangan bebas merugikan kelompok-kelompok tertentu. Lulusan sarjana ilmu komputer dari luar negeri dapat dengan mudah bekerja di Indonesia. Jika kualitas lulusan sarjana ilmu komputer dari Indonesia kurang, maka kemungkinan mereka akan terancam. Namun jika lulusan sarjana ilmu komputer Indonesia memiliki kemampuan dan kualitas tinggi, perdagangan bebas tak perlu dikuatirkan.

Perdagangan bebas merupakan tantangan bagi lulusan sarjana ilmu komputer, tidak hanya nilai atau IPK saja yang tinggi namun mereka juga harus memiliki kemampuan yang tinggi agar nantinya dapat bersaing dan tidak kalah dengan lulusan sarjana dari luar negeri.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/