Nilai-nilai sebagai Sumber Norma

Nilai-nilai sebagai Sumber Norma

Nilai-nilai sebagai Sumber Norma

              Setiap manusia memiliki keinginan untuk bertindak dan berbuat sesuatu untuk mencapai satu hal yang lebih baik dari yang ia miliki sekarang. Ia melakukan itu karena hal tersebut bernilai baginya. Untuk mencapai tujuan yang baik manusia harus berelasi dengan sesamanya dan mengikuti aturan atau kebiasaan dalam kelompoknya. Meski selalu ada kepentingan pribadi yang mau dicapai dari relasi itu, tapi yang terutama sebenarnya adalah kepentingan bersama. Namun, dalam hidup bersama ada orang yang selalu mementingkan kepentingan pribadinya di atas kepentingan bersama. Hal inilah yang sering menimbulkan persaingan dan pertentangan antara sesama.[4]

              Secara kolektif, manusia sebagai individu sebenarnya hanya bersikap pasif. Seseorang itu harus ambil bagian dalam setiap kepentingan bersama serta apa yang menjadi harapan bersama. Dengan ini setiap orang berpartisipasi untuk mencapai kepentingan bersama yang merupakan hal yang paling penting dan paling bernilai di dalam hidup bersama. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan itu akan tercapai damai antara sesama dalam kelompok.[5]

              Untuk menciptakan damai diantara manusia dalam kelompok ada satu hal yang dibuat untuk mengatur setiap orang. Aturan ini dibuat untuk menciptakan situasi damai dan adil dalam hidup bersama. Pada dasarnya yang mau dicapai dengan aturan ini adalah hidup tertib dan damai serta menegakkan keadilan. Hidup yang tertib dan damai adalah salah satu juga yang sangat bernilai dalam kehidupan manusia. Aturan inilah yang kemudian menjadi hukum dalam hidup bersama.[6]

Fungsi Norma Moral

              Ada tiga fungsi norma moral dalam kehidupan manusia, Pertama, mengingatkan manusia untuk berlaku baik. Fungsi norma moral dalah tahap ini ialah mengingatkan manusia untuk selalu berbuat baik demi diri sendiri dan demi sesama. Tindakam manusia dalam melakukan yang baik adalah hal yang sangat penting dan penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan, karena hal itu pada dasarnya adalah demi kehidupan bersama.[7]

              Kedua, mengarahkan perhatian pada hal yang kurang diperhatikan. Di sini manusia diarahkan supaya lebih memperhatikan masalah-masalah dalam hidup bersama karena kurang mempedulikan norma-norma hidup bersama, atau karena longgarnya aturan dalam hidup bersama  mengakibatkan timbul masalah tanpa disadari.[8]

              Ketiga, norma moral dapat menarik perhatian pada pembiasaan emosional. Di sini fungsi moral sedikit ke arah yang negatif jika diterapkan secara salah. Terkadang manusia hanya memanfaatkan norma moral untuk kepentingan pribadi, atau memakainya sebagai alasan demi menghukum seseorang atas perasaan yang menyimpan dendam misalnya. Di sini norma moral harus dicermati dengan sungguh-sungguh agar tidak disalah dipergunakan.[9]

sumber :

https://9apps.id/