MODUL “KESENIAN TRADISIONAL”

MODUL “KESENIAN TRADISIONAL”

MODUL “KESENIAN TRADISIONAL”
MODUL “KESENIAN TRADISIONAL”

Learning Unit

Tujuan dan Kegiatan

Learning Unit 1.1 TEDONG SILAGA’
Tujuan
  1. Sebagai hiburan untuk masyarakat toraja
  2. Memperingati kematian warga toraja
Kegiatan
  1. Menonton kerbau yang beradu
  2. Mengamati masyarakat toraja utara yang antusias menikmati acara ini
  3. Mencatat hal-hal unik yang terjadi sekitaran acara itu sebagai bahan referensi
Kriteria pencapaian
  1. Mampu menangkap makna dalam acara ini
  2. Memahami budaya tana toraja terkhusus dalam pada acara ini
  3. Mendapat ilmu pengetahuan mengenai bagaimana Tedong silaga itu

 

Learning Unit 1.2 TARIAN PA’GELLU
Tujuan
  1. Menghibur tamu-tamu pejabat dan masyarakat sekitar daerah bila ada acara atau kegiatan.
  2. Tarian pembuka bila ada kegiatan/acara di tana toraja
Kegiatan
  1. Menikmati berbagai tarian yang mempunyai makna setiap gerakan
  2. Berusaha mencari makna dari tarian itu
  3. Berusaha meniru bagaimana tarian itu dan diaplikasikan
Kriteria Pencapaian
  1. Mendaptkan makna dari tarian pa’gellu
  2. Mampu mengaplikasikan tarian itu
  3. Menjadikan tarian itu sebagai tarian pembukaan jika ada kegiatan/acara
Learning Unit 1.3 SENI UKIR ( Pa’tedong, Neg Limbongan,paqbarre allo,paqkapuq baka,paqkadang pao,paqbulu londong,paqtangko pattung,paqtandunk reqpe,paqpolloq gayang,paqulu gayang dan paqkollong buqkuq)
Tujuan Mencirikan budaya seni ukir masyarakat tana toraja
Kegiatan
  1. Melihat bentuk-bentuk seni ukir
  2. Mencari makna dibalik seni ukir khas tana toraja
  3. Mengajukan pertanyaan pada pemahak seni ukir
Kriteria Pencapaian
  1. Bahan rujukan tentang bentuk seni ukir
  2. Menemukan makna dari setiap seni ukir khas tana toraja
  3. Mendapat jawaban dan ilmu pengetahuan bagi penanya

L.K 1 TEDONG SILAGA’

Tedong silaga adalah merupakan acara masyarakat toraja utara untuk memperingati kematian warga toraja yang dengan mengadukan kerbau-kerbau.

L.K 2 TARI PAGELLU

Gellu’ Pangala’ adalah salah satu tarian tradisional dari Tana Toraja yang dipentaskan pada acara pesta “Rambu Tuka” juga tarian ini ditampilkan untuk menyambut para patriot atau pahlawan yang kembali dari medan perang dengan membawa kemenangan. Tetapi tarian ini tabu atau pamali dipentaskan pada acara “Rambu Solo”.

L.K 3 SENI UKIR

A. Pa’tedong

Tedong berarti kerbau ukiran ini menyerupai tanduk kerbau dan dimaknai sebagai lambang kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat semua dan keluarga.

\

B. Neg Limbongan

Orang toraja meyakini bahwa nama ini diambil dari nama leluhur mereka yakni limbongan yang diperkirakan hidup pada 3000 tahun yang lalu, sedang  “danau, dalam pengertian orang toraja,limbongan berarti sumber mata pernah kering sehiongga menjadi sumber kehidupan. Oleh karena itu motif ukuran ini berbentuk aliran air yang memutar dengan panah di keempat arah mata angin. Motif ini dimaknai bahwa rejeki akan datang dari 4 penjuru kebaikan mataair yang bersatu dalam danau dan memberi kebahagiaan

C. Paqbarre allo

Barre artinya bulatan dan allo artinya matahari ukiran jenis ini menyerupai bulatan matahari dengan pancaran sinarnya dan biasanya ada di salah satu bagian belakang atau depan rumah di bawah ukirazn paqmanuk londong yang berbentuk segitiga. Ukiran ini dimaknai sebagai ilmu pengetahuan dan kearifan yang menerangi layaknya matahari.

D. paqkapuq baka

Kapuq artinya ikatan dan baka artinya bakul atau keranjang motif ukiran ini menyerupai ikatan pada penutup bakul (tempat penyimpanan pakaian) yang bagi orang toraja dianggap sakral. Jika ikatan  bakul berubah, dipercaya bahwa ada yang yang ada didalamnya. Ukiran ini dimaknai sebagai harapan agar keturunan senantiasa bersatu dan senantiasa hidup damai dan sejatera.

E. Paqkadang pao

Nama ini berarti kait mangga. Oleh karena itu, ukiran  ini berbentuk seperti kain penjolok yang digunakan untuk mengambil mangga. Ukiran ini dimaknai bahwa untuk mengaitkan harta benda kerumah harus dengan cara jujur dan perlu kerjasama di lingkungan keluarga atau masyarakat.

F. Paqbulu londong

Kata londong berarti ayam jantan sehingga ukiran ini menyerupai rumbai bulu ayam jantan. Ukiran ini  dimaknai sebagai lambang keperkasaan dan kearifan laki-laki atau pemimpin

G. Paqtangko pattung

Istilah ini berarti menyerupai paku bambu yang biasa digunakan untuk mengaitkan tiang bangunan. Ukiran ini melambangkan kebesaran toraja dan lambang persatuan yang kokoh seperti paku bambu.

H. paqtandunk reqpe

Tanduk Reqpe berarti tanduk yang menggelayut ke bawah seperti ranting pohon yang keberatan buah”  ukiran yang menyerupai tanduk kerbau ini melambangkan perjuangan dan jerih payah.

  1. paqulu gayang

Polloq artinya ekor sedangkan artinya keris emas ukiran jenis ini menyerupai bagian kepala keris emas dan melambangkan perjuangan dalam mencari harta,terutama emas.

J. Paqpolloq gayang

Ulu bagian kepala dan gayang artinya ekor sedangkan gayang artinya emas ukiran yang menyerupai rumbai ekor penghias kerja emas bangsaswan toraja ini melambangkan kebesaran,kedamaian dan kemudahan rejeki.

K. paqkollong buqkuq

Istilah ini berarti leher burung terukur ukiran ini menyerupai leher terukur dan melambangkan kejujuran.

Baca Juga :