Melaksanakan Prosedur Analitis

Melaksanakan Prosedur Analitis

Melaksanakan Prosedur Analitis
Melaksanakan Prosedur Analitis
Prosedur analitis diperlukan dalam tahap penyelesaian suatu audit sebagai suatu review menyeluruh (akhir) atas laporan keuangan. SA 329 tentang Prosedur Analitis menyatakan bahwa tujuan prosedur analitis yang diterapkan dalam tahap review menyeluruh suatu audit adalah untuk membantu auditor dalam menilai kesimpulan yang diperoleh dan dalam mengevaluasi laporan keuangan secara keseluruhan.
Dalam melaksanakan review menyeluruh, auditor membaca laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan dan mempertimbangkan kecukupan bukti yang diperoleh sebagai tanggapan atas saldo-saldo yang tidak biasa atau di luar perkiraan serta hubungan-hubungan (1) yang diantisipasi dalam perencanaan audit, atau (2) diidentifikasi selama pelaksanaan pengujian substantif. Prosedur analitis kemudian diterapkan atas laporan keuangan untuk menentukan apakah masih ada hubungan yang tidak biasa atau tidak diharapkan. Apabila hubungan demikian masih ada, maka diperlukan prosedur audit tambahan dalam tahap penyelesaian audit.
Berbagai macam prosedur – prosedur Analitis yang bisa dilakukan:
  • Diterapkan pada bagian – bagian audit yang kritis yang ditemukan selama audit berlangsung.
  • Berdasarkan data laporan keuangan setelah semua penyesuaian audit dan reklasifikasikan diterima klien atau dicatat dalam pembukuan klien.

 

EVALUASI TEMUAN AUDIT
Penilaian temuan dilakukan auditor dengan dua tujuan: (1) menetapkan jenis pendapat yang akan diberikan dan  (2) menentukan apakah standar auditing telah dipenuhi dalam audit. Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, auditor melakukan langkah-langkah berikut:
  1. Membuat penetapan akhir tentang materialitas dan risiko audit.
  2. Mengevaluasi apakah terdapat keraguan substansial tentang kemampuan perusahaan untuk melangsungkan usahanya (going concern).
  3. Melakukan review teknis atas laporan keuangan.
  4. Merumuskan pendapat dan membuat konsep laporan auditor.
  5. Melakukan review akhir terhadap kertas kerja.

 

Membuat Penetapan Akhir tentang Materialitas dan Risiko Audit
Titik tolak dalam proses ini adalah menjumlahkan semua salah saji yang ditemukan dalam pemeriksaan atas semua rekening yang tidak dikoreksi oleh klien. Langkah berikutnya adalah menentukan pengaruh dari total salah saji terhadap laba bersih dan terhadap total-total lainnya dalam laporan keuangan yang ada kaitannya dengan salah saji tersebut, seperti misalnya total aktiva lancar atau total hutang lancar.
Penentuan salah saji dalam suatu rekening harus meliputi komponen-komponen berikut:
  1. Salah saji tidak dikoreksi yang secara spesifik ditemukan melalui pengujian substantif detail atas transaksi dan saldo-saldo.
  2. Proyeksi salah saji tidak dikoreksi yang ditaksir melalui teknik sampling audit.
  3. Estimasi salah saji yang dideteksi melalui prosedur analitis dan dikuantifikasi dengan prosedur audit lainnya.

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/