Kecepatan Sering Menambah Fatal Kecelakaan

Kecepatan Sering Menambah Fatal Kecelakaan

Kecepatan Sering Menambah Fatal Kecelakaan

Kecepatan Sering Menambah Fatal Kecelakaan
Kecepatan Sering Menambah Fatal Kecelakaan

BANDUNG – Industri otomotif jangan menjadikan keceatan kendaraan sebagai daya jual,

seharusnya fitur keselamatan yang ditonjolkan kepada konsumen.

Hal itu dikatakan oleh Kabid Manajemen Rekayasa Lalin Korlantas Polri Kombes Unggul dalam sebuah seminar ASEAN NCAP , Mobil Aman untuk Kawasan Asean di ITB, Bandung.

“Kecepatan tinggi , pengemudi akan semakin sulit mengendalikan kendaraan, sehingga jika tabrakan akan semakin fatal. Jadi kurangi kecepatan maskimal, atau sesuai yang disarankan,” tegasnya.

Ia menyebutkan hingga September 2015, korban kecelakaan meninggal dunia telah mencapai 23 ribu jiwa

. Jumlah itu akan dapat ditekan hingga 10 persen jika pengemudia mampu mengurangi kecepatan berkendara.

Ia menambahkan fitur kendaraan seperti seat belt dan air bag

hanya untuk keselamatan pasif, yang harus aktif adalah pengemudinya. Apalagi menurutnya tidak semua kendaraan yang beredar di Indonesia memiliki air bag.

“Industri otomotif harus semakin memikirkan keselamatan pengendaranya, temasuk jenis LCGC,” ungkap beliau. Jo

 

Sumber :

https://500px.com/ojelhtcmandiri