Gubernur Jabar Buka Porpemprov 2019

Gubernur Jabar Buka Porpemprov 2019

Gubernur Jabar Buka Porpemprov 2019

Gubernur Jabar Buka Porpemprov 2019
Gubernur Jabar Buka Porpemprov 2019

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil membuka kegiatan Pekan Olahraga

Pemerintah Provinsi (Porpemprov) Jabar di Arcamanik Sport Center, Jln. Pacuan Kuda No. 15b, Kota Bandung, Selasa (23/4/2019).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, kesehatan jasmani harus dimiliki para ASN agar mampu melayani masyarakat secara optimal. “Untuk memberikan pelayanan terbaik harus terlihat dari luar juga. Salah satunya, memiliki fisik yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas

. “Olahraga harus diiringi dengan sportivitas. Kuncinya jangan curang, Kalau mau menang, ya harus ngesang,”  imbuhnya.

Gubernur menegaskan, ada tiga hal yang harus dimiliki seluruh ASN. Yakni, menjadi benteng integritas, melayani masyarakat dengan ikhlas, dan meningkatkan profesionalisme. ”ASN adalah abdi negara dan manusia-manusia pilihan di Republik ini. Maka, harus terus meningkatkan kapasitasnya,” tambahnya.

Kegiatan Porpemprov XVII ini diikuti 2.500 aparatur sipil negara (ASN),

dengan memperlombakan 15 cabang olahraga (cabor) yang digelar hingga 26 April 2019. Ke-15 cabor tersebut adalah terompah panjang, biliar, bola basket, bola voli, golf, hadang, bulu tangkis, catur, futsal, tenis meja, tenis lapang, egrang, sumpitan serta olahraga ekshibisi, yaitu gerak jalan dan senam.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dewi Sartika turut memberikan semangat kepada para atlet agar mampu meraih hasil optimal. Ia berpesan agar para atlet mampu berjuang semaksimal mungkin. “Saya sangat mendukung dan mendoakan supaya kita kembali juara,” ucapnya.

Kadisdik menegaskan, para atlet kontingen Disdik Jabar akan diberi akomodasi sebaik mungkin selama mengikuti Porpemprov. “Kita akan beri pelayanan terbaik bagi para atlet,” tegasnya.

Disdik Jabar mengirimkan 129 ASN yang terdiri  dari berbagai unsur. Mulai dari guru olahraga sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah luar biasa (SLB) hingga staf di lingkungan Disdik Jabar.***

 

Baca Juga :