Gubernur akan cari solusi upah 2019

Gubernur akan cari solusi upah 2019

Gubernur akan cari solusi upah 2019

Gubernur akan cari solusi upah 2019
Gubernur akan cari solusi upah 2019

BANDUNG-Ratusan masa buruh melakukan aksi demo didepan Gedung Sate Bandung

, Senin (18/11). Buruh berhasil menemui Gubernur Jawa Barat dan mendapatkan janji untuk menyampaikan aspirasinya ke pusat.

Dalam aksihya, buruh menganggap bahwa PP 78/2015 tersebut menghilangkan peran serikat pekerja dan dewan pengupahan dalam memperjuangkan hak dan kepentingan kaum buruh. Hal lain buruh juga menganggap PP 78/2015 tentang pengupahan semangatnya tidak sejalan dengan Pancasila dan bertentangan dengan UUD 1945 serta undang-undang ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003.

Mereka menolak kenaikan 8 % namun menganggap Penetapan UMK 2019

berdasarkan UU 13/2003 pasal 88 ayat (4), dan kenaikan UMK 2019 sebesar 20% dari UMK 2018.

“Saya terima aspirasinya, dua hari ini saya akan cari data dan masukan. Jadi tunggu tanggal 21 akan adanya putuskan. Semoga keputusan ini tetap menghitung rasa keadilan dan prosedur serta etika,” ujarnya Gubernur Ridwan Kamil, di Gedung Sate.

Namun menurutnya upah di Jawa Barat sudah berada pada lampu kuning

. Sebab sudah banyak pabrik yang pindah lokasi ke Jawa Tengah karena merasa upah terlalu tinggi dan seringnya aksi demo.

“Informasinya pabrik padat karya atau tekstil di Purwakarta dari 17 pabrik dua sudah pindah ke Jateng. Bekasi dari 18 semuanya pindah, Bogor dari 50 pindah 19. Ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Sehingga menurut Emil, jalan keluar atau jalan tengah yang menguntungkan kedua pihak harus dicari, jangan sampai pabrik banyak yang pindah.

” Saya akan konsultasi ke kementerian , semoga kesejahteraan buat semua,” tuturnya. Jo

 

Baca Juga :