20+ Kumpulan Kata Status WhatsApp Bahasa Jawa

Rate this post

– Status WhatsApp (WA) sering digunakan untuk berbagai hal. Tidak terkecuali menerjemahkan lelucon menjadi kata-kata bijak. Antara lain, Anda bisa menggunakan status WhatsApp Jawa untuk menarik perhatian.

Berikut kumpulan kata kata yang bisa kamu gunakan untuk status WA bahasa jawa. Dijamin tampil keren dan beda dari status whatsapp bahasa jawa.

20+ Kumpulan Kata Status WhatsApp Bahasa Jawa

20+-Kumpulan-Kata-Status-WhatsApp-Bahasa-Jawa

Baca juga:
– Bagaimana Anda tahu bahwa akun WhatsApp diblokir oleh pengguna lain?
– Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan, Begini Triknya!
– 3 cara mematikan notifikasi whatsapp agar tidak muncul di layar hp
– 2 cara menulis warna di WhatsApp, mudah dan tidak ribet

Seperti diketahui, banyak orang terkadang menjadi pintar saat menggunakan media sosial, terutama WhatsApp.

Ada banyak kata-kata bagus yang bisa kamu jadikan status, mulai dari nasehat parenting

, kisah cinta, kata kata lucu, tentang cita-cita dan lain sebagainya.

Namun jika ingin tampil beda, kamu bisa mencoba Status WhatsApp Jawa.

Selain terlihat pintar, menggunakan bahasa Jawa juga bisa membuat Anda terlihat dewasa dan berwibawa.
Ilustrasi WhatsApp. (Hapus percikan/Asterfolio)
Ilustrasi WhatsApp. (Hapus percikan/Asterfolio)

Nah, jika kamu sedang mencari ide status WhatsApp Jawa, coba cek beberapa rekomendasi yang dirangkum tim Hitekno.com di bawah ini:
Didukung oleh GliaStudio

“Aja mbedakake marang sak sapadha-pada.”

(menghargai perbedaan, tidak membeda-bedakan sesama manusia)
“Tresno penyayang, kamu tidak akan mau mati.” (Cinta ini dari hati, tidak akan berubah sampai mati)
“Tidak perlu bertahan.” (Jangan menyakiti orang lain)
“Akeh manungsa merasa krasakaken tresna tapi lalai dan tidak tahu opo kui hakekate atresna.” (Banyak orang merasakan cinta, tetapi mereka lupa untuk tidak mengetahui hakikat cinta yang sebenarnya)
“Tansah stabil, pikiran dan tubuh tidak mengganggu, bagaimana mengurangi mangan dan turu.” (Kurangi makan berlebihan dan tidur untuk menjaga kesehatan kita selalu)
“Saya hanya Saderma, Mobah-Mosik Kesaning Hyang Sukmo.” (Lakukan apa yang kita bisa, lalu serahkan pada Tuhan)
“Yen urip, mungkin isine, patuhi nepsu, nyanyikan Jenenge mulya, soyo bidadari harus bertemu.” (Ketika hidup masih dipenuhi keinginan untuk bersenang-senang, mencari kemuliaan hidup menjadi semakin sulit.)
“Golek sampurnaning urip fisik dan mental dan Golek kusumpurnaning kekuatan.” (Kami bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat)
“Sabar, Iku Ingaran, harus dijual.” (Berperilaku dengan mengutamakan kesabaran adalah seperti hal yang sangat indah dalam hidup)
“Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, artinya wonge mencari uang.” (Waktu adalah uang. Jika pacar Anda tidak punya waktu untuk berkencan dengannya, itu berarti dia tidak punya uang.)
“Kakek pancen tresno kui harus joging, atau malah keno godo karo wong liyo tidak.” (Saat cinta memang perlu dijaga, bahkan tidak termakan oleh godaan orang lain)
“Saya hanya Saderma, Mobah-Mosik Kesaning Hyang Sukmo.” (Lakukan apa yang kita bisa, lalu serahkan pada Tuhan)
“Manungsa ahli download wog mudah.” (Baik buruknya kehidupan manusia adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)
“Dudu kin, dudu kadang-kadang, Yen mati berputar-putar.” (Bukan keluarga, bukan kerabat, jika mati Anda akan kehilangan)
“Natas, Nitis, Netes.” (Dari Tuhan kita ada, dengan Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali)
“Adab dan ilmu itu penting, podo podo, gae nguber urip ing dunyo.” (Adab adalah akar ilmu. Tanpa adab, ilmu yang ada tidak dapat disusun untuk kemaslahatan orang lain.)
“Alam ini benar-benar seorang guru.” (alam adalah guru sejati)
“Dosa yang paling menyedihkan adalah dosa berkelahi atau memiliki uang.” (Dosa paling menyedihkan adalah tidak punya uang)
“Wah, yen di uncali watu masih dijawab dengan kanggo woh.” (Hiduplah seperti pohon, jika Anda dilempari batu, Anda akan dihadiahi buah)
“Urip kang utama, bunuh kang dengan sempurna.” (Selama kita melakukan perbuatan baik dalam hidup, kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)
“Nenek Wes berencana untuk bekerja, Iku ojo, untuk menemukan Perkoro, Nenek Wes berencana untuk membuat keberuntungan ini atau Anda tidak harus pergi ke Rai.” (Kalau niat kerja jangan cari barang kalau niat cari makan gak usah cari muka)
“Akeh Manungsa merasa seperti Tresna, tapi Lali Lan tidak tahu apa itu cinta.” (Banyak orang merasakan cinta, tetapi mereka lupa dan tidak tahu apa itu cinta)
“Uwong duwe, ini Ny

READ  Download GrimLite Li Versi Terbaru (Bot AQW)

Baca Juga :

https://indonesiamembangun.id
https://daftarkampunginggris.id
https://iainmataram.ac.id
https://festivallembahbaliem.id
https://p4s-pertanian.id