Osin, Mantan Ketua KPU Akhirnya jadi Anggota Dewan

bandungekspres.co.id, SOREANG– Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Osin Permana, dilantik men jadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Demokrat.

Osin mengisi kursi pergantian antar waktu (PAW) dari anggota Fraksi Demokrat sebelumnya almarhumah Hj. Euis Roka yah,S.Ak yang meninggal dunia pada 26 September 2016.

Sebelumnya Osin mengundurkan diri sebagai Ketua KPU Kab Bandung pada 8 April 2013 silam untuk menjadi bakal calon legislatif (caleg) DPRD Kab. Bandung dari Partai Demokrat periode 2014-2019.

Untuk mengajukan diri sebagai bakal caleg seperti jabatan ketua KPU, kepala daerah, kepala desa maupun aparat desa, harus mengundurkan diri dari jabatannya. Osin Permana pun waktu itu menjadi bakal caleg untuk Dapil 7 Kec. Cangkuang, Cimaung, dan Pangalengan dengan menempati peringkat satu dari Partai Demokrat.

”Saya sedang diuji dengan jabatan ini oleh Alloh. Semoga saja, saya bisa menajalankannya dengan amanah. Selain itu, saya juga mendoakan almar humah ibu Euis agar diterima segala amal ibadahnya, jabatan yang sekarang saya duduki juga berkat doa dan dukungan masyarakat,” kata Osin usai mengikuti sidang paripurna DPRD Kabupaten Bandung dengan agenda PAW, di Ge dung DPRD Kabupaten Bandung,  Soreang.

Dikatakan Osin, setelah di lantik dirinya oleh Partai Demokrat ditempatkan di Komisi D. Komisi yang dipandangnya strategis untuk mengawali pengabdian pada masyarakat, karena bersinggungan lang sung dengan kebutuhan dasar manusia. Yakni kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan.

”Sebagai mitra kerja pemerintah daerah, tentu saja saya harus segera mempelajari literatur sesuai tupoksi. Agar bisa mengimbangi dan memberikan masukan serta melaksanakan  fungsi  pengawasan,” ujarnya.Osin melanjutkan, fokus perhatian dirinya saat ini yakni pentingnya penekanan pendi  dikan keimanan sebagai pem bentukan ahlak atau karakter yang baik di semua tingkatan sekolah. Karena itu, jika seseorang unggul ahlaknya maka otomatis akan berhasil dalam pendidikannya. ”Dengan beralihnya pengelolan SMA/SMK ke Pemerintah Provinsi. Saya berharap Pemkab Ban dung dalam hal ini Disdik budnya bisa lebih fokus dalam pendidikan dasarnya.”

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR