Tony Patuh Intstruksi Djanur

bandungekspres.co.id,  BANDUNG – Wacana pelatih Djadjang Nurdjaman untuk menjadikannya bek tengah saat melawan Perseru Serui, disambut positif oleh Tony Sucipto. Dengan melihat kondisi Persib saat ini, dia sama sekali tak mempermasalahkannya dan siap untuk tampil sebagai center back.

Untuk diketahui, Persib Bandung memang tengah krisis bek tengah dan tak ada lagi pemain untuk menemani Diogo Ferreira. Vladimir Vujovic absen karena akumulasi kartu. Sementara itu, Rudolof Yanto Basna masih bersama tim nasional Indonesia untuk babak semifinal Piala AFF 2016, serta Purwaka Yudi masih penyembuhan pasca operasi bantalan lutut.

Menyikapi kondisi itu, Tony mengaku, bukan hal baru ketika diperintah Djadjang untuk bermain di posisi bek tengah. ”Sebelumnya pernah pas waktu lawan Mitra Kukar. Lawan Bali juga pernah. Kondisi saat ini karena kita krisis pemain belakang,” terang Tony, kemarin.

Dia mengatakan, prinsip pemain adalah mengikuti instruksi pelatih. ”Ditempatkan di posisi di manapun, tidak masalah yang penting kita tahu cara kerja di posisi itu. Jadi kita harus memahami cara kerja posisi itu,” sambung pemain berposisi asli bek kiri ini.

Terkait Diogo yang akan menjadi duetnya, Tony juga tak mempermasalahkannya. ”Diogo sudah mulai ngerti dengan sesama pemain. Saya tidak ada masalah kalau sudah ada persiapan,” ungkapnya.

Selain di posisi bek tengah, pemain bernomor punggung 6 ini juga sempat menjajal peran sebagai gelandang. Bahkan penyerang.

Tony bahkan pernah menjadi striker di 2007 saat memperkuat timnas U-23 dalam training center di Belanda ketika persiapan pra-olimpiade. Semua itu, dia jalani tanpa beban karena demi kebutuhan tim dalam memenangkan pertandingan. Tony sudah tampil 28 kali sebagai bek kiri dari 29 pertandingan di TSC 2016.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR