Tepis Tudingan Bangun Karaoke

bandungekspres.co.id, BATUNUNGGAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung kembali diterpa isu. Kali ini, tudingan diarahkan kepada fasilitas alat-alat elektronik,  yang ada ruang kontrol bagian umum (Bagum) sekretariat dewan.

Tudingan menohok pada ruangan yang diakui skretariat dewan sebagai command center. Namun, dinilai layaknya tempat hiburan karaoke. Banyak anggota dewan tak mengetahui keberadaan ruangan tersebut. Rata-rata, mereka menyangkal tidak tahu menahu.

”Saya baru dengar ada ruangan dimanfaatkan untuk hiburan. Apalagi karaoke,” kata Sekertaris Komisi D Agus Gunawan saat ditemui di ruang kerja Gedung DPRD Kota Bandung kemarin (17/10).

Kepala Bagian Umum Sekretariat Dewan DPRD Kota Bandung Jaja Nurjaman, saat ditemui wartawan, menepis tudingan jika di lingkungan kerjanya tersedia ruangan yang khusus menjadi tempat hiburan.

”Ruangan itu bukan untuk hiburan karaoke. Tetapi untuk ruang Command Center Sekwan,” tukas Jaja saat ditemui di ruang kerjanya.

Jaja menjelaskan, ruang tersebut diperuntukan untuk pusat informasi dan dikerjakan tahun 2015 lalu. Dana yang dikucurkan dari APBD mencapai kurang lebih Rp 150 juta.

”Ruangan itu sudah ada sejak 2015. Kita baru melengkapinya dengan empat TV LED. Kekurangannya,  akan kita lengkapi ditahun ini,” ucap Jaja.

Meski menyangkal, namun Jaja mengakui ruangan  tersebut dilengkapi peralatan elektronik, seperti mic, soundsystem, monitor, layar televisi dan peralatan pendukung lainnya, sebagai mengisi ruang berukuran sekira 6×8 meter persegi yang dipasangi peredam suara. ”Di buat kedap suara karena kita mencontoh Command Center yang lain,” ujar Jaja.

Jaja pun kembali menegaskan, jika ruangan tersebut sejatinya didirikan untuk pusat kontrol informasi atau Command Center, bukan untuk tempat hiburan.

”Mengenai peralatan, memang pernah dipakai lomba karaoke di lingkungan Setwan, dalam memeriahkan  Agustusan,” ucap Jaja.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR