Si Melon Malah Makin Langka

bandungekspres.co.id, CIMAHI – Laporan adanya kelangkaan gas bersubsidi diakui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Pergadangan (Diskopindagtan) Kota Cimahi. Disinyalir kelangkaan si melon -sebutan gas 3 kilogran- ini, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot untuk segera menemukan solusinya.

Dugaan adanya kelangkaan si melon akibat tidak tepat sasaran makin tercium, meski demikian Kadiskopindagtan mengaku masih terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mencari jalan keluarnya. ”Ini kan gas bersubsidi. Saya sudah ngobrol dengan Pertamina, saya terus berkoodrinasi dengan Pertamina, kita coba cari jalan keluar,” kata Kadiskopindagtan Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama pada Cimahi Ekspres, kemarin (28/11).

Dia juga menyebutkan operasi pasar murah (OPM) yang digelar beberapa waktu lalu di sejumlah kelurahan belum terlihat efektif untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kg. OPM yang dilakukan kemarin hanya mampu mengatasi dampak sesaat saja. Karena sebut dia, setelah OPM berlalu, si melon kembali susah dicari dan harganya pun di atas harga toleransi yakni di atas Rp20.000.

Banyak laporan terkait kelangkaan si melon ke pihaknya, namun yang resmi melaporkan, kata dia baru dari Kelurahan Melong. Rencananya, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan investigasi ke lapangan mengenai laporan tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kelangkaan gas LPG 3kg.  ”Sampai saat ini baru Melong. Kita lagi cari cara, kita turun dulu, investigasi dulu,” tambahnya.

Disinggung apakah Diskopindagtan akan kembali menggelar OPM lagi, dia menyebutkan hal itu kemungkinan bisa saja dilakukan. Tetapi yang pasti, kata Adet, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan investigasi dan berkordinasi dengan Pertamina.

Terpisah Dadan K, warga Cimahi menyampaikan laporan melalui Pesan Singkat Penduduk (Pesduk) Pemerintah Kota Cimahi Minggu (27/11) dia juga melaporkan kelangkaan dan permasalahan distribusi gas LPG 3 kg di sekitaran Kelurahan Padasuka.   ”Di daerah saya, Jalan Usman Domiri, Padasuka, gas LPG 3 kg sudah susah dicari dan harga eceran hingga Rp24.000. Tolong Pak dicek dan monitor pengadaan gas. 3 kg,” sebutnya. (bun/ign)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR