Persib 6 Vs Perseru 2: Pembantaian di Kandang

Persib Tempati Posisi 7 Klasemen Sementara

AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES
PESTA BESAR: Pemain Persib Bandung Marcos Flores melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Perseru Serui saat lanjutan Indonesia Soccer Championship di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (30/11). Persib berhasil mengalahkan Perseru dengan skor 6-2

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Persib Bandung menegaskan predikatnya sebagai tim jago kandang setelah mengalahkan Perseru Serui 6-2, di Stadion Si Jalak Harupat, kemarin (30/11). Enam gol masing-masing diciptakan Sergio van Dijk (2 gol), Atep, Marcos Flores, Taufiq, dan Hariono.

Bermain terbuka sejak awal Persib mampu mendikte permainan anak-anak asuhan Hanafi itu. Selama 90 menit Atep dkk tampil digjaya dengan sedikit kesalahan yang dilakukan.

Dengan kemenangan ini Maung Bandung merangkak naik ke klasemen sementara. Pada awalnya posisi 10 menjadi posisi tujuh dengan 47 poin. ”Alhamdulillah kami meraih tiga poin. Untuk pertama kalinya kami banyak menciptakan gol,” kata pelatih Persib Djadjang Nurjaman usai laga.

Djanur, sapaan akrabnya, merasa cukup puas dengan apa yang ditampilkan skuad besutannya. ”Penampilan pemain cukup apik. Secara keseluruhan saya puas,” ujarnya.

Pada pertandingan tersebut, Djanur memasang bek dadakan. Tony Sucipto dan Hariono menjadi bek tengah. Hal itu dilakukannya karena sudah tidak ada lagi stok pemain yang bisa menjadi benteng pertahanan bagi lini pertahanan.

Dia pun merasa puas dengan penampilan dua pemain itu. Sebab, dua pemain itu bermain bukan pada posisi aslinya. Tony lebih dikenal dengan bek sayap, sedangkan Hariono sebagai gelandang bertahan. ”Sepanjang dua babak saya pikir kerja mereka baik. Hanya satu kesalahan yang menjadi gol,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, pelatih Perseru Serui Hanafi mengungkapkan, kekalahan telak dari Persib Bandung karena faktor kelelahan dari pemainnya. Sebab, tidak cukup waktu untuk pemulihan kondisi fisik usai laga melawan PBFC. ”Gol-gol yang bersarang digawang kami karena fakttor kelengahan pemain kami. Itu dikarena stamina pemain drop,” terangnya.

Pada pertandingan pekan ke 31 ini, tim Kuda Laut Oranye ini membuat ketar-ketir pemain dan jajaran pelatih Persib. Sebab, Stepinus Alua bisa mengejer ketertinggalan 3-0 menjadi 3-2. Namun setelah itu, Persib mampu bangkit dan kembali memperlebar gol. ”Anak-anak sebetulnya bisa nahan Persib, namun tadi faktor kelengahan jadi semua buyar,” imbuhnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR