Jumlah Atlet Panahan Membludak

Amri Rachman Dzulfikri/JABAR EKSPRES
BIDIK TARGET: Salah seorang atlet panahan tampak tengah berkonsentasi untuk melepas panah dari busurnya. Di Cabor ini Jabar harus puas diurutan ke-tiga medali emas setelah tersalip kontingen Jateng.

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Jumlah atlet yang berpartisipasi dalam cabang panahan Peparnas XV/2016 Jabar, benar-benar membludak. Kenaikannya mencapai tiga kali lipat dibanding perhelatan serupa empat tahun sebelumnya.

peparnas2016Menurut Kabid Perlombaan & Perwasitan PP Perpani, Ibnu Marwata, peningkatan tersebut terbilang luar biasa. Bahkan dia menilai sangat pesat. Hal ini menunjukan bahwa minat terhadap olahraga membidik itu memang besar.

Diharapkan kondisi tersebut dapat lebih banyak menghasilkan pemanah-pemanah andal. Dari arus tersebut, sebagian di antaranya tampaknya menyebar ke pelaksanaan Peparnas XV/2016.

“Di gelaran Peparnas XIV Riau, pesertanya hanya 50 atlet. Kontingen yang mengikutinya pun hanya 7 kontingen. Sekarang, di Jabar, naik sekitar 3 kali lipat,” tandasnya di sela-sela tugas memantau perlombaan panahan Peparnas di Lapangan Pajajaran, Kota Bandung.

Berdasarkan data Panpel, pemanah yang berpartisipasi dalam cabang melepas busur itu mencapai 158 peserta. Dampaknya, perlombaan pun menjadi semakin kompetitif.

Ibnu Marwata menduga kondisi tersebut tak terlepas dari tren memanah yang belakangan cukup berkembang dan mampu mencuri atensi masyarakat. Klub-klub pun kini banyak bertebaran di setiap kota besar.

Di kalangan paralimpian, dia menilai faktor alat yang mudah digunakan merupakan sebuah nilai plus dari cabang wajib olimpiade dan paralimpiade. Semua alat baik untuk nomor recurve, compund, dan ronde nasional.

“Bahkan ada pemanah yang menggunakan gigi untuk menarik busurnya, saat membidik sasaran, karena alat memang untuk digunakan,” kata Ibnu Marwata.

Sementara itu pada cabang panahan, kontingen Jawa Tengah menyalip tuan rumah Jabar dalam perolehan medali cabor panahan Peparnas XV. Dengan tambahan dua emas di total poin ronde nasional, Jateng sudah mengoleksi total 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu, dalam babak kualifikasi di lapangan panahan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (17/10).

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR