Bupati Rangkul Tokoh Masyarakat

bupati
HENDRIK KAPARYADI/BANDUNG EKSPRES
PENGARAHAN: Bupati KBB H. Abubakar memberi sambutan pada acara Sinergitas Tokoh Masyarakat dalam proses pembangunan.

bandungekspres.co.id, NGAMPRAH – Keberadaan tokoh masyarakat di tengah penduduk, selain harus dikenal dan berkepribadian baik, juga harus ’peurahan’. Artinya, memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai dalam mengurus serta menjadi penyambung lidah masyarakat. Selain itu, harus mampu memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Hal tersebut diutarakan Bupati Bandung Barat, Abubakar kepada sekitar 362 perwakilan tokoh masyarakat yang berasal dari 162 desa dan 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat pada acara Sinergitas Tokoh Masyarakat dalam proses pembangunan yang diselenggarakan oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat di Ngamprah, kemarin (30/11).

Menurut Abubakar, masyarakat kini sudah cerdas dan bisa berpikir jernih dalam menyikapi berbagai fenomena yang terjadi, sehingga sudah tidak bisa lagi diintimidasi serta ditakut-takuti seperti era orde baru dulu. ”Dengan demikian, para tokoh masyarakat harus memiliki kemampuan serta kapasitas yang lebih baik sebagai peurah dalam memimpin masyarakat, sehingga masyarakat bisa lebih percaya,” katanya.

Namun yang lebih penting, kata orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat, sebagai orang yang dihormati bahkan disegani, tokoh masyarakat dituntut untuk lebih mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat untuk meminimalisir terjadinya permasalahan yang lebih besar. Pada kesempatan tersebut, Abubakar juga menjelaskan, bahwa dalam proses pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, tetapi juga harus ada peran aktif serta partisipasi dari masyarakat agar pembangunan bisa lebih merata.

”Untuk memperingan beban dan mempermudah pekerjaan, mari kita tingkatkan dan gelorakan kembali gotong royong sebagai moto hidup bermasyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi permasalahan di masyarakat yang tidak bisa diselesaikan, serta tetap perkuat rasa saling menghormati dan menghargai dengan sesama agar tidak timbul permasalahan yang lebih besar,” terangnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR