Bawa Produk UKM Go International

Ridwan Kamil Diganjar Penghargaan Natamukti Nindya

FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
PRODUK RAKYAT: Petugas merapikan produk khas daerah di salah satu stan Festival Pasar Rakyat 2016, di Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (17/11).

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Pertumbuhan usaha mikro kecil da menangah (UKM) di Kota Bandung sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan perolehan penghargaan Natamukti Nyndia dari Indonesia Council of Small Business (ICSB) yang diserahkan Kementerian Koperasi dan UKM kepada Wali Kota Bandung di Bali, Selasa (29/11).

”Ada empat kategori, kita dapat kategori tertinggi namanya Natamukti Nindya, diberikan oleh Kementerian Koperasi UKM karena keunggulan Bandung,” ujar Ridwan Kamil di Cihampelas kemarin (30/11).

Emil menambahkan, penghargaan tersebut diberikan kepada Bandung karena dianggap mampu memajukan UKM. Bahkan, kata dia, UKM yang ada di Bandung dinilai bisa bersaing ke level internasional.

”Iklim ekonomi UKM-nya dianggap terbaik dan berhasil menembus kancah internasional, yang internasional ini jadi unggulan, Little Bandung,” tuturnya.

Dia berharap, penghargaan ini betul-betul menunjukkan perekonomian UKM Kota Bandung sudah baik. Sebab, sebagian besar ekonomi di Bandung ditopang oleh UKM.

”Mudah-mudahan ini menunjukkan iklim ekonomi UKM di Bandung baik, sudah tidak pakai izin kan sekarang. Transaksi online mencapai 20 juta per tahun karena UKM banyak yang going online 60 persen ekonomi Bandung itu ya UKM-UKM,” katanya.

”Saat ini ada sekitar 300 ribu pebisnis di Kota Bandung. Jadi pengkonsumsi ekonomi Bandung adalah UKM. Jadi ini kota UKM banget,” imbuhnya.

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, kemajuan UMKM juga ditunjang dengan berbagai program untuk memudahkan UMKM seperti kredit melati, dimudahkan perizinan dan Little Bandung yang sudah berdiri di sejumlah daerah di luar negeri.

”Untuk Permodalan kami memberikan pinjaman Kredit Melati (melawan rentenir) tanpa Bunga dan Tanpa Agunan bagi masyarakat. Selain itu juga kami punya program Gampil. Izin dimudahkan. Setelah kami meluncurkan GAMPIL ada 30 ribu Pengusaha baru mendaftar dan ini menunjukkan betapa besar kenginan masyarakat untuk berwiraswasta,” kata dia.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR