bank bjb Pilot Project dalam Sustainable Bank

bjb
Corporate Secretary bank bjb for jabar ekspres
KATEGORI BUKU III: bank bjb memperoleh penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) "Sustainable Finance Award 2016" Kategori Bank Buku III yang diserahkan oleh Bapak Nelson Tampubolon selaku Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan yang bertempat di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, kemarin (1/12).

bandungekspres.co.id, BALI – Bank bjb memperoleh penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ”Sustainable Finance Award 2016”. Bank bjb menjadi satu dari delapan lembaga keuangan yang berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam hal pengembangan dan implementasi keuangan berkelanjutan ”Indonesia First Movers On Sustainable Banking”.

Kategori Bank Buku III diserahkan Nelson Tampubolon selaku Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan bersamaan dengan pelaksanaan International Seminar Sustainable Finance Forum 2016 yang bertempat di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, kemarin  (1/12).

Ketua Dewan Juri Sustainable Finance Award 2016 Ismit Hadad mengatakan, penghargaan diberikan kepada bank dan lembaga keuangan yang memberikan perhatian terhadap aspek sosial dan lingkungan.

”Ini merupakan bentuk apresiasi kepada bank dan lembaga keuangan untuk mendorong implementasi sustainable finance atau keuangan berkelanjutan,” ujar Ismit, kemarin.

Bank yang berkode bursa BJBR ini atau yang dikenal dengan nama bank bjb merupakan bank pembangunan daerah pertama yang mencatatkan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2010. Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini dipergunakan oleh bank bjb untuk penguatan modal perusahaan dalam rangka mendukung ekspansi kredit, terutama sektor UMKM, perluasan jaringan, dan pengembangan teknologi informasi.

Sementara itu, Senior Vice President Divisi Corporate Secretary bank bjb Hakim Putratama mengatakan, pada 2016 bank bjb memiliki kebijakan strategis yaitu meningkatkan pertumbuhan penyaluran kredit yang berkualitas melalui diversifikasi portofolio pembiayaan selain captive market pembiayaan proyek-proyek pemerintah dan pembiayaan sektor konsumtif. Kebijakan tersebut akan direalisasikan dengan rencana ekspansi kredit di sektor industri perkebunan kelapa sawit, energi listrik, perkapalan dan migas.

”Keberlanjutan usaha bank bjb tidak hanya diukur dari pertumbuhan kinerja finansial saja. Tapi, juga kemampuan dalam memahami permasalahan sosial dan lingkungan di komunitas sekitar wilayah operasional bank serta sejauh mana kepedulian dan keterlibatan bank bjb dalam pembangunan masyarakat secara utuh,” papar Hakim.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR