Banjir Terjang Kawasan Bandung Timur

FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
MELUAP LAGI: Anak-anak bermain di jalan yang tergenangi banjir di kawasan Komplek Bumi Panyileukan, Kelurahan Cipadung Kidul, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Senin (28/11). Banjir yang rutin terjadi akibat hujan deras disebabkan oleh luapan sungai Cisalatri serta kiriman air dari kawasan Manglayang.

bandungekspres.co.id, PANYILEUKAN – Hujan deras yang mengguyur Bandung Timur menyebabkan sungai di sekitarnya meluap. Akibatnyam lima Rukun Warga di Komplek Perumahan Panyileukan, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Panyileukan terendam genangan air hingga selutut orang dewasa, kemarin (28/11)

Salah satu warga RT 04/ 11 Farhan Fauzan, 21, mengatakan, wilayah timur Kota Bandung memang sering banjir jika terjadi hujan besar. ”Tadi (kemarin, red) hujannya selepas dzuhur hanya satu jam. Terus jam 15.00 hujan lagi,” ucap farhan kepada wartawan kemarin.

Sementara itu, Dony Indra, 24, warga RT02/10 perumahan tersebut mengatakan, banjir di rumahnya mencapai ketinggian paha orang dewasa atau sekitar 60 cm. Dapur, ruang tamu, dan kamar utama, rumahnya terendam banjir. Ia sekeluarga mengungsi ke ruangan di lantai dua.

Ia mengatakan, hujan turun sejak menjelang tarawih kemarin hingga menjelang sahur tadi malam. Intensitas hujan pun cukup deras sehingga genangan air terus meninggi sejak sore.

”Kalau hujan memang selalu rutin seperti ini. Airnya kiriman dari Gedebage kalau keruh. Kalau keruh murni air hujan,” kata Dony.

Sementara Camat Panyileukan Hamdani mengatakan, banjir yang terjadi di kawasan Perumahan Panyileukan diakibatkan Sungai Cisalatri yang berada di hulu meluap. ”Karena debitnya besar, air enggak tertampung di Sungai Cisalatri, sehingga meluap,” ujar Hamdani saat dikonfirmasi.

Hamdani mengatakan, air mengalir dari sekitar Bundaran Cibiru ke RW 03 dan 05. Kemudian mengalir hingga terhenti di lima RW yakni RW 07, 08, 09, 10, dan 11 yang berada dibagian belakang perumahan tersebut.

”Ada lima RW yang terkena banjir. Yang terparah di RW 10 dan 11. Karena di RW 07, 08, dan 09 hanya di jalan saja. Sehingga di RW 10 dan 11 diperkirakan ada puluhan rumah yang terendam,” katanya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR